Tuesday, 25 September 2018

Semaraknya Perlombaan Permainan Tradisional pada Kegiatan Jeda Tengah Semester 1 di SDN 1 Kutosari



Rabu, 26 September 2019 halaman SDN 1 Kutosari sangat ramai. Seluruh siswa sedang bersiap melaksanakan Kegiatan Jeda Tengah Semester 1 di hari ketiga. Acara hari ini adalah perlombaan permainan tradisional.

Kelas I dan II akan berlomba bermain holahop. Kelas III dan IV akan berlomba gapyak, sedangkan kelas V dan VI bermain egrang. Perlombaan dimulai pada pukul 07.30 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB.

Perlombaan yang pertama adalah holahop untuk kelas I dan II. Permainan holahop membutuhkan gerakan perut dan pinggang yang seimbang untuk menyeimbangkan gerakan holahop. Manfaat permainan holahop bagi kesehatan tubuh antara lain : memperkuat otot-otot sekitar pinggang, meningkatkan tingkat kebugaran kardiovaskular, memperkuat tulang belakang dan juga membuat tubuh lebih fleksibel, membantu dalam melepaskan ketegangan dari otot-otot dan memperlancar sirkulasi darah. Pemenang pada permainan holahop untuk Kelas 1 A adalah : Mia Tazkia Qolbi Zein, Jenifer Bunga Wijaya dan Adrian Akmal Maulana. Pemenang permainan holahop untuk 1 B adalah Rakha Setya N, Cantika Zeefana dan Afrizal Julian. Pemenang permainan holahop untyk kelas 2 adalah Nafeeza Kanaya esa P, Rr Assiyama Dinda, Gheriya kahnia Andini.



Perlombaan kedua adalah balap bakiak untuk kelas III dan IV. Manfaat permainan bakiak untuk anak- anak adalah melatih koordinasi anggota tubuh, permainan ini juga bagus untuk melatih koordinasi anggota tubuh, karena pada saat anak memainkan bakiak gerakkan tubuh dan kaki bergerak secara bersamaan. Manfaat selanjutnya adalah melatih kesabaranBermain bakiak sangat membutuhkan tenaga dan kesabaran yang tinggi karena membutuhkan konsentrasi dan keseimbangan untuk melangkah supaya tidak terjatuh. Manfaat yang terakhir adalah melatih kerjasamaPermainan bakiak ini bisa melatih anak untuk bekerjasama dengan teman bermainnya, ketika mereka bermain akan menyeimbangkan gerakan kaki antar kelompok.
Pemenang lomba bakiak untuk kelas IV yaitu
Juara 1 : Nadif, Haydar, Wildan,Tsaqif
Juara 2 : Dinda, Husna, Indi, Adera
Juara 3 : Alifa, Shakira, Ola, Sabrina

Pemenang lomba bakiak untuk kelas IV yaitu
Juara 1 : Calista, Jenny, Aqila, Muni
Juara 2 : Nadine, Yumna, Quiza, Agida
Juara 3 : Ausaf, Azwi, Hisyam.Arkan

Perlombaan yang ketiga adalah balap egrang untuk kelas V dan VI. Permainan ini dapat melatih dan mengembangkan kemampuan otak kanan dan kiri anak. Bila otak kirinya terbiasa berpikir kalkulatif, maka otak kanannya dipaksa untuk sabar dan ulet dalam melatih keseimbangan dan juga melatih kesabaran untuk menjaga kekompakan dan sportivitas dalam perlombaan.  Permainan melatih konsentrasi anak karena perlu hati-hati dalam menapaki medan yang dijalani dengan egrang. Hal ini akan berpengaruh positif kepada konsentrasinya sewaktu belajar di kelas. Manfaat lainnya adalah membuat anak lebih kreatif karena permainan ini menimbulkan efek keceriaan dan kebersamaan. Juara lomba balap egrang untuk kelas V adalah Eva, Gathan, dan Bunga. Juara lomba balap egrang untuk anak kelas VI adalah Bilqis Al Nusa Kania, Laili khoerunisa dan Naswa Asokawati.

SISWA SDN 1 KUTOSARI MELAKSANAKAN OUTBOND DI JEMUR ADVENTURE PARK UNTUK MENGISI KEGIATAN JEDA TENGAH SEMESTER 1


Keriangan nampak jelas terlihat di wajah siswa siswi SDN 1 Kutosari saat turun dari truk yang telah membawa mereka dari sekolah menuju Desa Jemur. Kedatangan anak anak di Desa Jemur untuk mencoba wahana Jemur Adventure Park dalam rangka kegiatan jeda tengah semester 1. Desa Jemur terletak 2 km kea rah utara jantung kota kebumen. Desa Jemur memiliki branding JANUR, Jemur Agamis Natural Unggul dan Ramah.

Perjalanan menuju Jemur Adventure Park berjarak  kurang lebih 200 meter dari tempat parkir sungguh menyenangkan. Sambil bernyanyi riang dan bersenda gurau bersama teman, tidak terasa jalan menanjak menuju Jemur Adventure Park dapat dilakukan.
Kedatangan siswa siswi di Jemur adventure park langsung disambut para crew dengan ramah. Para kru Jemur Adventure Park memberi waktu istirahat selama 15 menit sebelum acara fun game di mulai.

Kegiatan fun game di pandu oleh Pak Agus. Siswa siswi sangat antusias saat melaksanakan beberapa game. Kegiatan fun game dan brain game membuat anak- anak bisa tertawa dengan riang. Kepenatan dan keseriusan belajar di tengah semester pertama seolah hilang setelah mengikuti fun game ini.

Dua jam bersama Kak Agus di fun game memang menyenangkan. Tapi lebih menyenangkan lagi ketika siswa putra dan putri dikelompokkkan. Anak putra langsung menuju wahana outbond ada flyingfox, titian tapal kuda, Jaring laba laba, dan meniti tali. Sebelum melaksanakan kegiatan terlebih dahulu dipasang alat alat pengaman pada badan peserta.

Anak putri bersama Kak Lutfi melakukan permainan kelompok. Tujuan permainan ini untuk memupuk jiwa gotong royong dan kebersamaan. Permainan kelompok ini berupa estafet air, estafet karet, estafet karung. Permainan kelompk yang paling seru adalah permainan buaya darat. Pada permainan buaya darat pemimimpin kelompok ditutup matanya kemudian mengambil bola dengan diarahkan oleh anggota kelompok.

Waktu duhur kegiatan berhenti sementara. Mereka melaksanakan sholat duhur berjamaah di aula. Selesai sholat kegiatan dilanjutkan, sekarang bergantian anak putri yang melakukan kegiatan outbond. Pukul 14.30 kegiatan outbond selesai, seluruh siswa kembali ke sekolah.





Tuesday, 12 September 2017

MUHAMMAD NOVAN BAGUS SAPUTRA MENGIKUTI KUIS KI HAJAR TAHUN 2017 TINGKAT PROVINSI JAWA TENGAH

Balai Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidkan (BPTIKP)
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah pada hari Selasa, 12 September 2017 menyelenggarakan Kuis Ki Hajar tingkat Provinsi Jawa Tengah. Secara bersama seluruh provinsi di Indonesia juga mengadakan Kuis Ki Hajar di mulai bulan Agustus 2017

Peserta Kuis Ki Hajar adalah wakil dari tiap kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Peserta Kuis Ki Hajar terdiri dari 3 jenjang yaitu jenjang SD, SMP, SMA/SMK. Penyelenggaraan Kuis Ki Hajar dilaksanakan dalam  dua babak. Babak pertama seluruh peserta mengerjakan soal yang berjumlah 25 butir dengan menggunakan komputer. Pada babak pertama ini akan diambil 3 besar untuk tiap jenjang. Penilaian Kuis Ki Hajar berdasarkan ketepatan dan kecepatan menjawab. Peserta yang lolos pada babak pertama akan mengikuti babak kedua. Babak kedua merupakan penilaian kemampuan peserta dalam penggunaan TIK. Setiap peserta mempresentasikan pembelajaran yang sesuai dengan VOD dari TV edukasi.

Kabupaten Kebumen mengirim dua peserta dari jenjang SD, dua peserta dari jenjang SMP, dan dua peserta dari jenjang SMA/SMK. Jenjang SD diwakili oleh Muhammad Novan Bagus Saputra dari SDN 1 Kutosari dan Alwan Shalih dari SDN 1 Karangduwur.Peserta dari jenjang SD merupakan Juara OSN tingkat kabupaten Kebumen pada tahun 2017 Jenjang SMP diwakili dari siswa SMP Negeri 3 Kebumen, sedangkan jenjang SMA diwakili oleh siswa SMA Negeri 1 Kebumen dan SMKN 1 Gombong.